Kamis, 22 Agustus 2013 - 16:52:43 WIB
200 Peserta BEC 3 Ikuti Presentasi Kostum Tahap I
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Peristiwa - Dibaca: 115 kali

BANYUWANGI – Sebanyak 200 peserta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 3 mengikuti presentasi kostum dan latihan koreografi tahap I di Aula UNIBA Kelurahan Kertosari, Banyuwangi. Dari jumlah peserta yang ada tersebut dibagi sesuai klasifikasi sub tema yang telah ditentukan.

Riasan make up dan juntaian kostum kreasi etnic modern buatan anak Banyuwangi ini terlihat melekat pas ngepas dengan struktur fisik mereka masing-masing. Para peserta BEC 3 memang diwajibkan mendesign semirip mungkin dengan karakter kebo-keboan yang asli, seperti tanduk, ekor dan postur yang tegap dan gagah.

Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi,Endro D Raharjo menjelaskan, mulai pukul 08.00 Wib presentasi kostum BEC 3 dimulai. Dan kali ini diawali oleh 50 peserta dengan sub tema Kebo Geni yang didominasi warna merah dan hitam.

Setelah presentasi dan latihan koreo sub tema Kebo Geni usai, latihan dilanjutkan bergantian dengan sub tema Kebo Bayu Tirto, Kebo Bumi dan peserta terbaik BEC 2.  Menurut Endro, presentasi kostum ditahap pertama ini, para peserta BEC 3 diwajibkan telah memenuhi syarat penyelesaian kostum minimal 75 persen.

“Setelah tahap pertama (presentasi kostum dan latihan) selesai, Senin  (26/08/2013) nanti semua peserta akan melakukan latihan koreo, namun tanpa make up dan kostum,” urainya ditemui sunriseofjava.com, Kamis (22/8/2013) di lokasi.

Presentasi kostum BEC 3 kali ini juga disaksikan beberapa budayawan Banyuwangi, antara lain Andang C.Y, H. Tedjo, Hasnan Singodimayan dan Samsudin Adlawi. Kedatangan para budayawan ini diminta untuk memberikan saran terhadap kostum, make up dan koreografi.

Menurut Samsudin Adlawi, presentasi kostum BEC 3 kali ini ada beberapa yang perlu ditambahkan, seperti kalung lonceng yang biasanya mengikat di lehernya. Tidak hanya itu, pria yang memiliki khas rambut gondrong sebahu ini juga memberikan saran agar para peserta BEC 3 lebih berlatih keras agar presentasi penilaian akhir yang digelar, Selasa (03/09/2013) hasilnya bisa maksimal.

“Untuk kostum kekurangan seperti kalungkebo, kemudian gerakan antara music dengan talent nya masih kurang nyambung. Ini tentu PR yang masih harus dilengkapi hingga 3 September mendatang,” jelasnya.

Paduan music ethnic dan modern pengiring BEC 3 ini merupakan pembeda BEC dengan karnaval lain yang ada di daerah lain.“Keistimewaannya tidak hanya pada kostum saja tapi juga menonjolkan music tradisional dan modern,” pungkasnya. (Wastiti Putri Akmal)

 



BERITA LAINNYA

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)